Mengevaluasi potensi dan peluang ekspor
Mengevaluasi potensi
dan peluang ekspor :
1.
Konsep keunggulan kompetitif dari produk,meliputi
harga,kualitas,kemasan serta biaya produksi
Michael Porter
dalam sebuah bukunya yang berjudul Competitive Advantage (1985) menyatakan
bahwa “keunggulan kompetitif (Competitive Advantage) atau dikenal juga dengan
keunggulan bersaing ialah kemampuan yang diperoleh sebuah perusahaan melalui
karakteristik dan sumber daya yang dimiliki untuk dapat memiliki kinerja lebih
tinggi dibandingkan dengan perusahaan lain yang ada pada industri dan pasar
yang sama.”
a.
Produk
Sesuatu yang dibuat untuk memenuhi
suatu tujuan atau kebutuhan dan keinginan konsumen.
b.
Harga
Cara untuk meningkatkan harga yang
sesuai dengan kondisi internal perusahaan
dan situasi pasar yang dihadapi agar penjualan dapat berhasil sehingga
perusahaan dapat meraih keuntungan serta manfaat yang diharapkan
c.
Kualitas
Kualitas
merupakan seberapa baik sebuah produk sesuai dengan kebutuhan spesifik dari
pelanggan. Kualitas meliputi kualitas
kinerja, kualitas kesesuaian, daya tahan dan kehandalan.
d.
Kemasan
Kemasan
(Packaging) merupakan wadah, pembungkus atau pelindung suatu produk
untuk memberikan kemudahan dalam penggunaan, memberikan daya tari, sebagai
identitas produk, distribusi, informasi (labelling) dan cermin inovasi
produk, berkaitan dengan kemajuan teknologi dan daur ulang
e.
Biaya Produksi
Biaya-biaya yang dikeluarkan atau dilakukan ketika
sedang dalam proses produksi. Pelaksanaan produksi dengan berproduksi pada
biaya produksi yang paling minimum akan memperoleh keuntungan yang optimum dan
dapat bersaing dengan harga lebih rendah dibanding dengan produk pesaing.
2.
Ciri-ciri pasar potensial dengan pendekatan permintaan
dan penawaran
a.
Pendekatan permintaan
Cara terbaik untuk dapat mengetahui kondisi maupun potensi
yang dimiliki pangsa pasar tertentu. Metode ini menekankan mengenai kebutuhan
manusia yang hingga kini masih belum dapat terpenuhi sepenuhnya atau mungkin
ada yang telah terpenuhi tapi hasilnya kurang memuaskan.
b.
Pendekatan penawaran
pendekatan
penawaran berawal dari kemampuan yang dimiliki seorang wirausaha dalam
memproduksi suatu barang, memberikan pelayanan baik itu jasa maupun produk dan
aktivitas lainnya. Dengan melakukan pendekatan ini, maka secara tidak langsung
Anda akan mengetahui tingkat pesaing lainnya.
3.
Bagaimana ciri dan teknis menentukan ceruk pasar
Ceruk pasar, pasar ceruk, atau niche
market merupakan segmen kecil dari sebuah pasar yang lebih spesifik dg pesaing
yg lebih sedikit. Segmen dari pasar ini berupa sekelompok konsumen dengan karakteristik yg serupa.
Ciri-ciri
ceruk pasar meliputi :
1.
Bagian
kecil dr keseluruhan pasar
2.
Perusahaan
melayani kebutuhan konsumen scr spesifik (berbeda dg pelanggan pd umumnya)
3.
Skala ekonomi yg rendah akibat ukuran pasar yg
relatif kecil (shg perusahan sulit utk mengambil keuntungan yg tinggi dg
meningkatkan volume penjualan)
4.
Biasanya mengandalkan pemasaran
terdiferensiasi (pemasaran yg berbeda dg yg lain) untuk mendapatkan keuntungan
5.
Melakukan pengembangan produk yg unik/dpt
menyelesaikan maslaah sekelompok konsumen shg konsumen bersedia membeli dg
harga yg lebih tinggi
6.
Jika sukses, dpt memperoleh margin keuntungan
yg tinggi
Teknis untuk menentukan ceruk pasar
:
1.
Menemukan
keunggulan dan daya tarik produk
2.
Melakukan riset untuk mengetahui pasar
3.
Mengetahui target secara mendalam
4.
Menyelesaikan permasalahan pelanggan
5.
Memilih target segmen pasar dan selalu
melakukan evaluasi
6.
Memikirkan cara penyebaran informasi/berita
terkait usaha yg dijalankan
7.
Melakukan investasi dalam periklanan ppc (pay
per click)
8.
Terbuka untuk peluang baru
9.
Mendengarkan konsumen
4.
Ciri-ciri produk yang marketable untuk ekspor
a.
Produk yang unik dan inovatif
b.
Kemasan produk yang marketable
c.
Produk yang sesuai dengan trend global
d.
Harga yang bersaing
Komentar
Posting Komentar